Daging MaLing Mengandung Antibiotik. Hampir semua orang mengenal produk yang satu ini. selain rasanya enak, makanan kaleng ini juga cepat penyajiannya. Baru-baru ini ditemukan oleh Dewan Konsumen Hong Kong bahwa makanan dalam kemasan kaleng daging MaLing mengandung antibiotik sisa atau alergen. Laporan ini ditemukan setelah dilakukan uji coba terhadap sample yang diambil dari berbagai hidangan makan siang kalengan, serta sosis kalengan dan botol. Daging MaLing Mengandung Antibiotik gokilbro

Rupanya, sebelumnya waktu Ma Ling terlibat dalam makanan seperti itu bukanlah yang terakhir. Ingat kapan nitrofuran – zat terlarang – ditemukan di makan siang Ma Ling pada tahun 2007? Uji laboratorium dilakukan pada total 25 jenis daging makan siang bersama sampel dari 8 sosis kalengan dan botol.

Setelah melakukan tes laboratorium, antibiotik sulfonamida setinggi 199,3mg ditemukan dalam setiap kilogram daging siang makan Ma Ling melebihi batas 0,05 mg / kg yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tiga sampai enam persen orang yang mengkonsumsi produk daging ini mungkin mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal, ruam atau pembengkakan wajah, kata Dr Ho Pak-Leung dari departemen mikrobiologi Universitas Hong Kong.

Seorang perwira dewan telah menunjukkan bahwa jenis antibiotik spesifik ini biasanya digunakan untuk mengobati babi dengan masalah pernafasan sekaligus meningkatkan pertumbuhan dan penambahan berat badan. Jika dikonsumsi oleh manusia, antibiotik veteriner residual ini cenderung meningkatkan risiko resistensi terhadap bakteri di tubuh kita.

Studi ini juga menemukan kadar natrium hadir dalam produk daging olahan. Kandungan natrium dalam sampel daging siang yang diuji berkisar antara 517 mg dan 1,180 mg per 100g sedangkan sampel sosis ditemukan mengandung antara 707mg dan 851mg sodium. Orang dewasa seharusnya tidak mengkonsumsi lebih dari 2.000 mg sodium dalam sehari, kata WHO.

Mengkonsumsi terlalu banyak sodium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Enam makan siang dan tiga sampel sosis juga ditemukan mengandung nitrit pengawet, yang bisa menyebabkan gangguan darah methemoglobinemia bila dikonsumsi secara berlebihan. Dewan konsumen mengatakan telah menyampaikan temuan tersebut ke Pusat Keamanan Pangan Hong Kong  untuk tindak lanjutnya.

Daging MaLing Mengandung Antibiotik gokilbro

Berbeda lagi di Otoritas Agri-Food and Veterinary of Singapore (AVA) mengatakan bahwa produk daging seperti daging kaleng dikenai pemeriksaan dan pengambilan sampel AVA untuk memenuhi standar dan persyaratan keamanan pangan Singapura. Mereka diuji untuk kontaminan kimia seperti sulfonomides dan kontaminan mikroba seperti Salmonella. AVA mengatakan bahwa hasil tes untuk makan siang daging Ma Ling menunjukkan bahwa mereka memenuhi standar keamanan pangan lokal. Namun, pengawas konsumen juga mencatat bahwa orang dewasa harus mengkonsumsi 15kg daging setiap hari untuk mencapai batas yang tercantum dalam pedoman Organisasi Kesehatan Dunia. Pengawas konsumen Hong Kong juga menguji 32 sampel daging makan siang dan sosis dari merek lain. Ini menemukan kadar natrium tinggi dalam sampel, dan dalam satu kasus, kandungan natrium sebenarnya ditemukan 560 kali lebih tinggi dari yang ditunjukkan pada kaleng.

AVA juga meyakinkan masyarakat bahwa semua produk daging dan daging, termasuk daging siang kalengan, harus diperiksa untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan dan standar keamanan pangan.

Setelah beredarnya berita daging maling mengandung antibiotik, Masih beranikah menyantap makanan instan dalam kaleng yang satu ini?

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya : Sungguh Tragis, Seorang Wanita Meninggal Setelah Minum Sekaleng Soda